AKSI MAHASISWA BERSAMA RAKYAT: TOLAK KENAIKAN BBM!

KanalMahasiswa – BEM SI wilayah Jabodetabek-Banten (BSJB) akan menggelar Aksi Mahasiswa Bersama Rakyat “Tolak Kenaikan dan Kelangkaan Harga BBM” pada Selasa, 10 April 2018. Hal ini disampaikan oleh Mohammad Wildan Habibi, selaku Koordinator BSJB, pada koferensi pers yang diselenggarakan di UNJ, pada Senin kemarin. Aksi ini membawa dua tuntutan, diantaranya menolak dengan tegas kenaikan harga BBM yang menyengsarakan rakyat miskin dan menuntut pemerintah untuk menjamin BBM subsidi bagi masyarakat.

Kenaikan BBM non-subsidi jenis pertalite secara berkala terhitung sejak awal tahun 2018, yaitu mengalami kenaikan dari Rp150,- hingga Rp200,- telah menyebabkan keresahan pada masyarakat. Meski telah dijanjikan dengan BBM bersubsudi jenis premium, namun BBM jenis premium ini mengalami kelangkaan di berbagai daerah. Sehingga rakyat, mau-tidak mau, harus menggunakan BBM non-subsidi pertalite. Mahasiswa menganggap bahwa kelangkaan premium merupakan strategi pemerintah untuk menjual pertalite yang mengalami kenaikan harga. Hingga perlahan BBM beersubsidi jenis premium akan terhapuskan.

Mahasiswa juga telah melakukan survey dari 957 responden yang terdiri dari rakyat kecil, 94,1 % tidak menyetujui kenaikan BBM dan 90,8% menyetujui bahwa kenaikan BBM mempengaruhi kondisi perekonomiannya. Pemerintah telah menjanjikan tidak akan ada kenaikan BBM pada tahun ini, namun kenaikan BBM justru melonjak. Penolakan telah terjadi di berbagai daerah, seperti Riau, Kalimantan dan Jawa Barat. Hari ini, Aksi Mahasiswa Bersama Rakyat akan menjadi puncak keresahan. “Masyarakat tidak bisa begitu saja didiamkan. Masyarakat tidak bisa begitu saja kita biarkan sengsara. Masyarakat tidak bisa kita lihat begitu saja ditindas oleh pemerintah”, ungkap Wildan pada media yang menghadiri konferensi pers.

Sesuai dengan tajuk aksi, rakyat kecil akan turut serta dalam aksi hari ini. “Bergeraknya mahasiswa, apalagi dibersamai oleh masyarakat, merupakan alah satu bentuk adanya ketidakberesan pada negeri ini. Permasalahan BBM tidak bisa dibiarkan begitu saja. Semakin diam dan tidak berontak maka akan semakin melonjak. Negeri ini dibangun oleh darah dan air mata, maka jangan sampai air mata rakyat turun jatuh kembali karena kedzoliman oleh pemerintahnya itu sendiri”, tambah Wildan.

Aksi Mahasiswa Bersama Rakyat ini akan diadakan di Istana Merdeka, istanaya para rakyat. Mahasiswa akan mulai berkumpul di IRTI, kemudian akan melakukan longmarch ke BUMN. Dari BUMN baru akan menuju Istana Merdeka. Aksi ini akan mendatangkan mahasiswa dari berbagai kampus di Jabodetabek-Banten dan rakyat yang terdiri dari buruh, nelayan dan tukang ojek daring.