BBM TIDAK TURUN, MAHASISWA HINGGA BURUH SIAP PENUHI DEPAN ISTANA

KanalMahasiswa – Jakarta, Selasa 10 April 2018.
Berlangsung aksi menolak kenaikan harga BBM. Peserta aksi terdiri dari mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam aliansi BEM seluruh Indonesia wilayah Jabodetabek-Banten bersama elemen masyarakat (buruh, nelayan dan ojek daring). Aksi ini membawa dua tuntutan, diantaranya:
1. Menolak tegas kenaikan harga BBM yang menyengsarakan rakyat miskin
2. Menuntut pemerintah untuk menjamin BBM subsidi bagi masyarakat

“Harapan mahasiswa pada aksi hari ini adalah Jokowi keluar dari istana untuk menemui mahasiswa.” Ujar Wildan Habibi, selaku koorwil BEM Se-Jabodetabek-Banten. Wildan juga menambahkan bahwa mahasiswa tidak ingin masuk ke dalam istana melainkan Jokowi yang keluar menemui massa aksi. Apabila pada aksi ini Jokowi tidak menemui massa aksi, maka mahasiswa akan siap membawa massa aksi yang lebih banyak lagi.

Ketika dimintai pendapat mengenai pengaruh kenaikan harga BBM terhadap kehidupan buruh, Mubarak selaku perwakilan buruh yang hadir di tengah-tengah massa aksi menyampaikan bahwa dampak kenaikan harga BBM sangat berpengaruh kepada buruh, karena kenaikan harga ini tidak diiringi dengan upah buruh yang layak.

“Ketika BBM naik, harga sembako naik. Kenaikan harga transportasi juga naik. Maka banyak harga-harga lain yang akan naik. Tapi tidak diiringi dengan kenaikan upah yang layak. Pemerintah dengan keji membatasi kenaikan upah dengan PP 78. Tetapi di sisi lain, pemerintah diam-diam menaikkan harga BBM”, ujar Mubarak.

Mubarak menambahkan dengan adanya gerakan besar yang bersinergi dari buruh, mahasiswa, dan elemen masyarakat lainnya, diharapkan pemerintah akan sadar bahwa masih banyak kebijakan mereka yang salah, salah satunya kenaikan harga BBM.

Tags: