Delapan Aktivis Mahasiswa Pembela Kampung Laskar, Resmi Dibebaskan

Senin siang (29/01), Aksi solidaritas mahasiwa yang diinisiasi oleh BEM UNJ dalam menolak penggusuran pemukiman warga Kampung Laskar (samping kampus Universitas Negeri Jakarta), berujung pada penahanan delapan aktivis mahasiswa UNJ.

Diantaranya Moh. Wildan (Ketua BEM UNJ), Ilham Mubarak (Kepala Departemen Sosial Politik BEM UNJ), Rakha Ramadana (Kepala Departemen Kominfo BEM UNJ), Fiko Alfantoro (Ketua BEM FE UNJ), Aldi Frans (Komandan Tim Aksi Basis FBS), Erfan Kurniawan (Komandan Tim Aksi Green Forces UNJ), Nur Muhammad Rieziq (Mahasiswa FIS), dan Robi (Wakil Ketua BEM FBS UNJ).

Kedelapan aktivis mahasiswa tersebut diringkus oleh aparat kepolisian yang berjaga sekitar pukul 12.45 Wib. Sebelumnya aksi yang dilakukan oleh mahasiswa UNJ tersebut berlangsung damai, dengan melakukan berbagai orasi sebagai bentuk dukungan kepada warga Kampung Laskar.

Kedelapan aktivis mahasiswa ditahan oleh aparat kepolisian selama 1 x 24 jam di Polres Jakarta Timur, Matraman Raya untuk menjalani pemeriksaan.

Dugaan yang ditujukan kepada 8 aktivis mahasiswa tersebut yaitu melakukan aksi demonstrasi tanpa perizinan dan menghalangi petugas dalam melakukan eksekusi pemukiman Kampung Laskar. Tidak adanya perizinan aksi dikarenakan mahasiswa beranggapan penggusuran yg seharusnya dijadwalkan hari ini Selasa (30/01) dimajukan menjadi hari Senin (29/01)

Tepat pukul 14.30 kedelapan aktivis mahasiswa tersebut dibebaskan.

Tags: