Forum Rektor Indonesia 2016 Resmi Dibuka, Ini Sikap BEM SI

bemsiKanalMahasiswa.Com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah resmi membuka Konferensi Nasional Forum Rektor Indonesia 2016 di Universitas Negeri Yogyakarta pada Jumat (29/1) malam. Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo berharap perguruan tinggi perlu berperan dalam mengembangkan riset untuk diaplikasikan oleh bangsa sehingga masyarakat Indonesia dapat lebih memiliki daya saing. Presiden menjelaskan saat ini Indonesia mulai memasuki periode persaingan yang ketat dengan negara lain dalam bidang ekonomi sehingga perguruan tinggi perlu melahirkan manusia berkompeten dalam kerja.

Momentum perhelatan FRI yang ke-12 yang mengusung tema “Revolusi Mental untuk Memperkokoh Karakter Bangsa” ini dimanfaatkan oleh aliansi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) untuk memberi beberapa masukan terkait isu pendidikan di Indonesia.

“Silakan kunjungi kantor Pimpinan Kampus masing-masing dan sampaikan salam hangat perjuangan dan pergerakan mahasiswa. Bahwasanya mahasiswa masih ada dan tetap ada untuk mengawal setiap kebijakan, bahwasanya mahasiswa tidak diam dengan kesewenang-wenangan, bahwasanya jalan juang ini akan terus dilewati sampai titik darah penghabisan”, ujar Bagus Tito Wibisono, Koordinator Pusat BEM Seluruh Indonesia dalam rilis yang diterima Kanalmahasiswa.

Berikut ini 6 sikap BEM Seluruh Indonesia terkait FRI 2016 :

1. Mendesak Pemerintah segera menaikkan pagu anggaran untuk Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi juga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar proses pelayanan dan peningkatan mutu pendidikan dapat optimal dan mencegah semakin tidak terjangkaunya pendidikan tinggi oleh masyarakat.

2. Mendesak Pemerintah memperjelas aturan mengenai Uang Kuliah Tunggal secara menyeluruh untuk PTN se-Indonesia dan menerapkannya secara transparan, akuntabel dan berwatak kerakyatan.

3. Mendesak Pemerintah untuk memperhatikan pemberian BOPTN (Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri) agar sesuai dengan kebutuhan universitas dalam melakukan pelayanan dan peningkatan kualitas serta membantu menyubsidi biaya kuliah yang ditanggung mahasiswa.

4. Menuntut Pemerintah untuk mempertahankan dan memperluas penyaluran berbagai macam beasiswa, terutama Bidik Misi dan PPA-BBP yang sangat bermanfaat membantu puluhan ribu mahasiswa di seluruh Indonesia.

5. Menuntut Pemerintah untuk menjamin suasana demokrasi di kampus sesuai dengan etika dan norma yang berlaku.

6. Mendesak Pemerintah untuk meninjau ulang Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) dan Undang-Undang Pendidikan Tinggi (UU PT).

Tags: