Jika Ingin Menulis, Perbanyaklah Membaca

Siapa Ingin Menulis Perbanyaklah Membaca

 

Sebagai seorang penulis, menuliskan setiap ide yang melintas dalam pikiran adalah salah satu kebahagiaan tersendiri. Apalagi, apa yang dituliskan bermanfaat bagi orang lain. Tak hanya menjadikan tulisan menjadi sebuah hobi saja, bisa jadi apa yang dituliskan bisa berbuah kebaikan dari amalan yang dilakukan oleh orang lain bersebab membaca apa yang tergores dari pena-pena kita.

 

Namun, terkadang apa yang kita tuliskan hanya sekenanya saja. Tanpa banyak melakukan riset atau pengumpulan data tentang apa yang kita bahas. Padahal, sumber data atau bahan yang akan ditulis sangatlah penting bagi keberhasilan penulisan yang kita lakukan.

 

Misalkan, kita ingin menulis tentang keadaan sosial di daerah konflik, maka kita harus banyak mencari data terkait apa yang terjadi di sana. Minimal, dengan membaca tentang apa yang akan kita tuliskan itu dari berbagai media atau buku-buku yang terpercaya.

 

Menulis itu, bisa diibaratkan bagaikan menuangkan air yang ada dalam sebuah teko. Jika teko itu kosong, maka tak ada yang akan bisa dituangkan. Sedangkan membaca, bolehlah kita ibaratkan sebagai proses untuk mengisi air dalam teko.

 

Sehingga, apabila kita senantiasa membaca maka kita akan semakin mudah menulis pula. Bukankah ayat pertama yang diturunkan adalah perintah untuk membaca? Maka, mulailah membaca saat ini juga. Manfaatkan waktu luangmu dengan memperbanyak ilmu yang dimiliki.

 

Seorang teman pernah berkata, “Seorang penulis tak akan lahir, kecuali dari orang yang suka membaca.”

 

Mari perbanyak membaca dan menulis. Agar banyak manfaat yang kita dapatkan dan juga kita berikan bagi orang lain.

 

Oleh: Ahmad Yusuf Abdurrohman

Mahasiswa LIPIA Jakarta

 

 

Tags: