Kejahatan Kemanusiaan di Ghauta, Mahasiswa Indonesia Kepung Dubes Suriah.

Jakarta – Mahasiswa Indonesia melakukan aksi pengecaman terhadap pemerintah Suriah atas kejahatan kemanusian yang dilakukan kepada rakyatnya sendiri di kota Ghauta, Suriah.

Aksi yang dilaksanakan di Kedutaan Besar negara Suriah untuk Indonesia, Kuningan, Jakarta Selatan (2/3/2018).

Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Silaturahim Lembaga Dakwah kampus Se-Indonesia tersebut mengecam keras pembantaian yang dilakukan oleh pemerintah Suriah yang telah menyebabkan lebih dari 417 orang meninggal, ribuan orang terluka, dan ratusan fasilitas umum hancur.

“Kita mengecam keras tindakan kejahatan itu. Bagaimana mungkin ada pemerintah yang tega membantai rakyatnya sendiri, termasuk disitu ada wanita dan anak-anak.” tutur Fahrudin Alwi.

Ketua Puskomnas FSLDK itu melanjutkan, “Kita akan bertahan disini sampai kedutaan besar Suriah ini menerima audiensi kita”.

Aksi yang dibuka dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya itu dimulai sejak setelah Shalat Jumat sampai dengan waktu yang belum ditentukan.

Sampai dengan berita ini diturunkan, masa aksi masih melakukan orasi, teatrikal, pembacaan puisi, dan agenda-agenda lainnya sampai pihak kedubes Suriah menerima permintaan audiesi masa aksi.

Reporter : Heri Kurniawan