Lagi! Mahasiswa Dipecat Dan Dipolisikan Karena Kritik Kampus

Foto : Surat Pembekuan Status Mahasiswa

Foto : Surat Pembekuan Status Mahasiswa

 

 

KanalMahasiswa.Com – Pelaporan mahasiswa kepada pihak berwajib oleh pihak Kampus berulang kembali. Hari ini (2 Agustus 2017), Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT mahasiswanya yang tidak pernah direspon oleh pihak kampus.

 

Sebelumnya Rahmat Farizal bersama dua rekan lainnya yaitu Aditia Arief Laksana (Ketua Umum KAMMI Unsri), dan Ones Sinus (Ketua Umum GMNI Unsri) juga telah dipecat dari Kampus terkait aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa. Menurut sumber yang Kami terima, dalam penyampaian aspirasi yang dimotori oleh Presiden BEM UNSRI Rahmat Fahrizal tersebut tidak ada satu pun ujaran kebencian apalagi pusakan fasilitas kampus. Sangat disayangkan Rektor langsung memecat ketiganya dan melaporkan yang bersangkutan ke kepolisian.

 

Tindakan rektor Unsri ini mendapat kritik keras dari rekan sesama mahasiswa, Nurul Fikri selaku Koordinator Wilayah BEM SI Wilayah Sumatera Bagian Utara meminta Rektor Unsri membatalkan status DO terhadap 3 rekannya dan mencabut laporan di kepolisian.

 

Menyatakan pendapat adalah hak setiap warga negara yang dilindungi oleh UU no 9 tahun 1998 juga disebutkan dalam Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 yang menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum, tegas Nurul FIkri. Mahasiswa UNSRI sendiri merespon tindakan pelaporan tersebut dengan melakukan aksi besar-besaran pada hari Kamis (3/8) di beberapa titik Kampus UNSRI.

 

 

 

 

Tags: