Mustahil Gagal

mustahil-gagal

Gagal. Hanya satu kata tapi efeknya luar biasa. Macam-macam pula reaksi orang ketika menghadapi satu peristiwa itu. Kegagalan dapat diartikan saat keinginan kita tidak tercapai atau rencana yang kita harapkan tidak berhasil terwujud. Pada dasarnya, rasa kecewa ketika gagal itu normal, meski di sisi lain kita dapat berprasangka baik pada Allah bahwa kegagalan yang kita dapatkan adalah yang terbaik bagi kita, karena meski ada sesuatu yang menurut kita baik, belum tentu baik juga bagi kita menurut Allah Swt ‘kan? Mungkin Allah bermaksud menjadikan kegagalan kita itu untuk membuat kita lebih tabah dan kuat dalam menjalani kehidupan ini.

Namun, penulis pernah mendengar guru penulis berkata, “Gagal itu bukan takdir, gagal itu adalah pilihan, gagal itu terjadi hanya karena kita tidak siap”. Awalnya saat itu penulis kebingungan, namun seketika penulis teringat pada sebaris kalimat di buku karya Paulo Coelho yang berjudul The Alchemist, “Hidup ini sangat murah hati pada orang-orang yang mau mengejar takdir mereka”. Orang-orang yang menang adalah orang-orang yang siap, mereka tidak menunggu atau mengharapkan sesuatu yang buruk terjadi, mereka mengantisipasi. Dan kesiapan itu didapat dengan persiapan, persiapan yang matang tentunya.

Kita pasti pernah merasa ketakutan akan kegagalan, merasa lelah dengan keadaan, dan ingin menyerah saja pada realita. Tapi, saat itulah kita harus ingat bahwa selalu masih ada harapan untuk memenangkan keinginan kita, asalkan diiringi dengan persiapan, usaha, dan doa, karena ketika itu telah kita lakukan, penulis menyangsikan bahwa kegagalan akan menjadi takdir kita, kecuali Allah menyimpan takdir yang jauh lebih baik dari pada keinginan kita.

Namun, hal ini akan berbeda jalannya ketika ketika berhenti berharap dan berusaha. Penulis pernah menemukan kutipan berharga ketika membaca sebuah majalah bisnis, “Many of life’s failurer are people who didn’t realize how close they were to success when they gave up.” Seorang pemenang tidak akan berhenti ketika merasa lelah, seorang pemenang hanya akan berhenti ketika ia menang. Seorang pemenang pasti pernah merasa takut akan kegagalan, tetapi ia mampu mengubah ketakutannya menjadi keberanian, karena keberanian tak akan muncul ketika rasa takut tidak ada.

Jadi, marilah bersama kita memberanikan dan menguatkan diri untuk terus berusaha, berdoa, dan bertawakal. Hingga kegagalan menjadi suatu kemustahilan bagi kita. Yakinkan pada diri kita bahwa segala hal niscaya akan indah pada waktunya, apabila kita tidak hanya menunggu tetapi juga berusaha mewujudkannya menjadi kenyataan.

 

Vini Alfiyah

Rate this article!
Mustahil Gagal,5 / 5 ( 1votes )
Tags: