Tuntut UKT Turun, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Represif Aparat

KanalMahasiswa.Com – Aksi besar-besaran yang digelar mahasiswa Universitas Sriwijaya Palembang hari ini (3/8) diwarnai dengan tindak represif aparat.

Aksi yang mengatasnamakan Aliansi Peduli Uang Kuliah Tunggal (UKT) tersebut bertujuan untuk mengadvokasi besaran biaya UKT yang dinilai memberatkan mahasiswa.

Pada aksi hari ini, mahasiswa Unsri juga menuntut keadilan atas dibekukannya status ketiga rekan mereka yang juga tengah dipolisikan. Rahmat Farizal, Aditia Arief Laksana, dan Ones Sinus masing-masing ialah Presiden Mahasiswa Unsri, Ketua KAMMI Unsri, dan Ketua GMNI Unsri), ketiganya dianggap bertanggungjawab atas aksi demonstrasi serupa yang dinilai menghina Rektorat.

Nampak dalam video pendek yang tersebar di media sosial, oknum polisi yang melakukan pemukulan kepada mahasiswa. Video tersebut pun menuai kecaman dari netizen dan rekan sesama mahasiswa, diantaranya datang dari BEM Universitas Mulawarman.

Dalam rilisnya BEM Universitas Mulawarman mengecam tindakan kriminalisasi dan represif kepada mahasiswa adalah bentuk pembungkaman terhadap gerakan mahasiswa yang sejatinya dilindungi oleh Undang Undang Dasar Pasar 28E Ayat 3 mengenai kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengemukakan pendapat.

Sampai berita ini dimuat belum ada informasi lebih lanjut mengenai kondisi korban pemukulan tersebut.

Tags: